Masih tegakah kau mempertanyakan cintaku kepadamu?
Setelah kutanggung sembilu karena lukamu, demi bisa merasakan engkau lelap di pelukku?
Setelah kubuang jauh-jauh air mataku tanpa syarat, demi bisa ikut tertawa bersamamu?
Setelah kulupakan sakit yang berdenyut tanpa henti ini demi bisa mencuri waktu dalam dekapmu?
Lalu....
Masih tegakah engkau mempertanyakan cintaku kepadamu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar