Selasa, 09 Oktober 2012
Aku Menikahi Penggemar Pertamaku
Hari ini tanggal 10 Oktober 2012, kubuka catatan pribadiku, catatan-catatan lamaku, dan pikiranku berkelana, melayang jauh ke masa lalu, kembali ke masa itu
4 Agustus 2010
Dear Diary
Aku tidak pernah benar-benar mengenal laki-laki itu. Dia hanyalah sebuah nama yang terlintas sambil lalu di benakku. Sampai kemudian, tiba-tiba saja dia menyapa, lewat sebuah pesan pribadi, dia sudah membaca Serenaku dan dia memuji, tanpa tendensi, tanpa perasaan apa-apa, hanya ingin memuji sepenuh hati, mengatakan bahwa cerita Serenaku bagus dan dia menyukainya. Perasaanku seperti dikejutkan sekaligus dilambungkan tinggi, dia adalah satu satunya, tak ada yang lain. Satu-satunya laki-laki yang mau membaca kisah romanku, kata demi kata, meresapinya dalam hati, menikmatinya dan menghayatinya. Bukan sekedar ungkapan manis untuk mengambil hatiku. Aku sungguh tahu, dia jatuh cinta pada karyaku. bukan padaku
10 Agustus 2010
Dear Deary
Lelaki itu mengirim pesan lagi. Dia sudah selesai membaca Serena bab 6-ku. Dia bertanya-tanya, kenapa tidak ada kelanjutan dari kisah yang menggetarkan hati itu. Aku tertegun, membaca ulang kisah Serena yang telah kuletakkan sedemikian lama, dan tiba-tiba pikiranku berkelana, sebuah kisah romantis tiba-tiba saja terpatri dibenak, dan tanganku mengalirkannya menjadi kisah serena bab 7, bab 8, bab 9 ,,,,,
31 Agustus 2010
Dear Deary
tak kusangka aku hampir berhasil menyelesaikan kisah Serenaku, dengan dorongan dari laki-laki itu, penggemar pribadiku, hanya kepadanya kubagi kisah Serenaku, dan setiap saat dia selalu menggangguku dengan pertanyaan "Kapan kelanjutannya? aku penasaran", mendorongku dan mendorongku untuk terus dan terus bersemangat, menyelesaikan bab demi bab Serenaku.
28 September 2010
Dear Deary
Ahkirnya aku berhasil menyelesaikan kisah Serenaku, 16 bab yang panjang. Dan aku menunggu, menunggu pesan yang masuk, pendapat dari lelaki itu. Dan kemudian ketika dia berpendapat, aku terasa melayang, dia menyukai kisah Serena itu, dan dia percaya bahwa kisah Serena itu cukup bagus untuk bisa disukai semua orang -- waktu itu aku sedikit tak mempercayainya -- tapi bagiku, dia menyukai ceritaku, sudah cukup untukku. Kusimpan kisah Serenaku dalam sebuah file berharga, kisah pribadi yang kubuat bertahun lalu, dan berhasil kuselesaikan dengan dorongannya. Dia, seorang lelaki yang belum pernah kutemui secara langsung, hanya bertukar pikiran melalui pesan2 pribadi.
30 September 2010
Sebuah pesan masuk, dari laki-laki itu : "Hai, saya ada urusan di dekat-dekat situ minggu depan, kalau Santhy ada waktu, mungkin kita bisa bertemu"
10 Oktober 2010
Aku memasuki cafe itu. Penasaran, dan kulihat dia duduk disana. Mata kami bertatapan. lalu dia berdiri dan menyalamiku, "Halo, saya Irawan"
Kami bergenggaman tangan, dua anak manusia yang selama ini hanya berhubungan lewat pesan2 pesan tulisan sederhana sekarang benar-benar bertemu muka.
..........
.........
Tepat satu tahun kemudian, 10 Oktober 2011, Lelaki itu, si penggemar pertamaku, menikahiku
Dan sekarang, tepat setahun setelah pernikahan, aku masih bersyukur, ketika kulihat cincin di jari manisku, namanyalah yang terpatri di sana :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar